Panggilan atau teks +62-0-274-37-0579

Art Therapy, Terapi Menggunakan Seni untuk Gangguan Mental

Myles Bannister

Art therapy adalah terapi yang menggunakan aktivitas seni untuk mengatasi masalah kesehatan mental. Artikel ini menjelaskan teknik, manfaat, dan cara memulai terapi tersebut.

Apa itu Art Therapy?

Art therapy adalah terapi yang membantu individu mengatasi masalah mental melalui ekspresi kreatif. Terapi ini menggunakan berbagai bentuk dan media seni untuk komunikasi dan eksplorasi diri.

Terapi ini bisa dilakukan individu, bersama pasangan, atau keluarga yang mengalami masalah kesehatan mental.

Teknik Art Therapy

Melakukan seni, baik sebagai seorang seniman atau bukan, membantu individu menemukan dirinya sendiri dan mengekspresikan perasaan. Selain itu, terapi ini juga memberikan individu perasaan kontrol atas hidupnya.

Dalam sesi terapi seni, individu dapat melakukan beberapa latihan berikut:

  • Melukis
  • Menggambar
  • Finger painting
  • Berkreativitas dengan tanah liat
  • Mengukir
  • Memahat
  • Mencoret-coret
  • Membuat kolase

Meskipun dilakukan dengan bimbingan terapis seni, hasilnya haruslah respons alami dari individu. Terapis seni dapat membantu meningkatkan kesehatan mental individu.

Jenis Terapi Kreatif Lainnya

Selain terapi seni, terdapat juga jenis terapi kreatif lainnya, antara lain:

  • Terapi tari
  • Terapi musik
  • Terapi drama
  • Terapi menulis
  • Terapi ekspresif

Siapa yang Membutuhkan Art Therapy?

Terapi seni bisa digunakan untuk mengobati berbagai gangguan mental dan tekanan psikologis. Terapi ini sering digunakan bersama dengan teknik psikoterapi lainnya seperti terapi kelompok atau terapi perilaku kognitif (CBT).

Art therapy bisa digunakan untuk mengobati berbagai masalah kesehatan, termasuk:

  • Masalah terkait penuaan
  • Kecemasan
  • Depresi
  • Stres
  • Gangguan makan
  • Kesulitan emosional
  • Kanker
  • Kondisi medis
  • Masalah keluarga atau hubungan
  • Gejala psikologis yang terkait dengan masalah medis lainnya
  • Gangguan stres pasca-trauma (PTSD)
  • Gangguan penggunaan zat
  • Masalah psikososial

Manfaat Art Therapy

Menurut penelitian dari Journal of American Art Therapy Association, hanya kurang dari satu jam melakukan aktivitas kreatif bisa mengurangi stres dan berdampak positif pada kesehatan mental. Berikut ini adalah beberapa manfaat art therapy:

1. Meringankan gejala depresi

Penelitian menunjukkan adanya kaitan antara penyalahgunaan zat dan depresi. Terapi seni dapat membantu membawa kebahagiaan dalam kehidupan seseorang. Melakukan aktivitas seni setiap hari dapat membantu mengatasi depresi.

2. Meningkatkan pengendalian diri

Kehilangan kendali diri adalah dampak umum dari kecanduan. Terapi seni membantu mereka belajar untuk fokus, membangun disiplin, dan menjalani kehidupan yang sehat.

3. Mengatasi trauma masa lalu

Banyak pecandu menggunakan zat untuk menghindari pikiran traumatis. Terapi seni membantu mereka untuk mulai mengungkapkan perasaan mereka dan mengambil langkah maju dalam penyembuhan.

4. Meningkatkan keterampilan komunikasi

Obat-obatan dan alkohol sering kali digunakan sebagai pelampiasan bagi mereka yang memiliki masalah mental. Terapi seni dalam konseling membantu dalam mengekspresikan diri. Terapi ini juga membantu mengembangkan keterampilan dalam berinteraksi dengan orang lain.

5. Mengurangi stres

Orang yang menggunakan narkoba dan alkohol berlebihan biasanya bertujuan untuk menghilangkan stres. Terapi seni mengubah energi negatif menjadi kebiasaan positif, sehingga mereka bisa keluar dari kebiasaan berbahaya tersebut.

6. Meningkatkan harga diri

Orang yang memiliki harga diri dan keterampilan sosial yang baik lebih mungkin mengembangkan kebiasaan sehat. Terapi seni membantu membangun kepercayaan diri yang diperlukan untuk mengatasi situasi sosial yang sulit.

7. Mengurangi gejala

Terapi seni juga dapat membantu mengurangi gejala yang disebabkan masalah kesehatan mental. Terapi ini membantu mengurangi rasa sakit, stres, dan tingkat kemarahan dalam proses pemulihan.

8. Meningkatkan keterampilan dalam pemecahan masalah

Terapi seni membuka pikiran dan membantu mencari cara alternatif dalam memecahkan masalah daripada menggunakan obat-obatan atau alkohol. Terapi seni sangat membantu untuk orang dewasa muda yang mengalami kesulitan dalam menyeimbangkan hidup atau menghadapi perubahan yang cepat.

Seberapa Efektif Art Therapy

Penelitian menunjukkan bahwa terapi seni bermanfaat, meskipun beberapa penelitian masih terbatas. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengeksplorasi kapan dan bagaimana terapi seni paling efektif.

  • Dalam penelitian terhadap orang dewasa dengan trauma, terapi seni membantu mengurangi gejala trauma dan depresi.
  • Sebuah penelitian menemukan bahwa teknik terapi seni membantu meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi gejala psikologis pada pasien kanker.
  • Penelitian juga menemukan bahwa terapi seni bisa mengurangi depresi dan meningkatkan harga diri pada orang dewasa lebih tua yang tinggal di panti jompo.

Cara Memulai Art Therapy

Jika Anda atau orang terdekat tertarik dengan terapi seni, pertimbangkan beberapa langkah berikut:

1. Cari terapis terlatih

Pastikan terapis seni memiliki gelar master dalam psikoterapi dan kredensial terapi seni tambahan. Cek situs web resmi untuk menemukan terapis seni yang berkualitas.

2. Periksa asuransi kesehatan

Terapi ini mungkin tidak sepenuhnya ditanggung asuransi, tetapi ada kemungkinan keringanan medis tertentu. Asuransi Anda mungkin juga lebih mungkin menanggung sesi terapi jika terapis Anda adalah psikolog atau psikiater bersertifikat yang memberikan terapi kreatif.

3. Tanyakan tentang spesialisasi

Tidak semua terapis seni bisa mengatasi semua kondisi kesehatan mental. Ada yang menypecialisasi pada trauma atau gangguan penggunaan zat.

4. Mengerti apa yang diharapkan

Pada sesi pertama, terapis seni akan bertanya tentang latar belakang kesehatan dan tujuan Anda saat ini. Mereka juga akan menyarankan tema untuk dilukis, digambar, atau dipahat.

5. Bersiap untuk menjawab pertanyaan tentang seni

Selama sesi terapi, Anda mungkin diminta menjawab pertanyaan tentang seni dan perasaan Anda. Misalnya, apa yang Anda pikirkan saat melakukan seni, apakah perubahan suasana hati ketika melakukan seni, atau apakah seni membangkitkan kenangan.

Referensi:

About The Author

Radang Dingin: Gejala, Penyebab, Pengobatan, Komplikasi, dan Pencegahan

Bagaimana Cara Mengatasi Lemah Syahwat Tanpa Obat?