Panggilan atau teks +62-0-274-37-0579

Tumor Tidak Selalu Berarti Kanker: Apa Perbedaannya?

Myles Bannister

Ketika mendengar istilah tumor, mungkin Anda langsung mengaitkannya dengan kanker. Namun, ternyata tidak semua tumor dapat menyebar seperti kanker. Lantas, apa perbedaan keduanya? Simak penjelasan berikut ini.

Mengenali Perbedaan Tumor dan Kanker

Tumor pada umumnya merupakan benjolan yang berisikan sel yang tidak normal. Tumor dapat dibedakan menjadi tiga jenis tergantung dari tipe sel, yaitu:

  • Tumor jinak (benign tumor). Tumor yang tidak mengandung sel kanker.
  • Tumor pra-kanker. Tumor jenis ini mengandung sel tidak normal yang memiliki potensi untuk menjadi kanker.
  • Tumor ganas (malignant tumor). Tumor yang mengandung sel kanker.

Tubuh manusia selalu memproduksi sel baru untuk menggantikan sel yang lama. Terkadang, selama proses produksi sel baru, DNA sel bisa rusak dan sel baru yang terbentuk menjadi tidak normal. Sel ini akan terus bertambah banyak dengan lebih cepat daripada sistem imun sehingga terbentuklah tumor.

Memiliki tumor tidak selalu berarti seseorang mengalami kanker. Kanker merupakan kondisi yang mengacu pada tumor ganas.

Tumor atau kanker sama-sama memiliki potensi yang berbahaya hingga dapat menyebabkan kematian namun tergantung dari jaringan yang diserangnya. Selain itu, keduanya juga memiliki sifat residitif (kekambuhan) meski telah mendapatkan terapi yang tepat.

Berikut beberapa sifat lain yang dapat membedakan keduanya, di antaranya:

1. Pertumbuhan Sel

Pertumbuhan dari sel kanker tergolong sangat agresif dan jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan perkembangan dari sel tumor. Dari sifat progresivitas (pertumbuhan) inilah, biasanya dokter dapat menilai suatu benjolan itu memiliki sifat ganas atau jinak.

2. Penyebaran Sel

Sel tumor jinak tidak menyebar ke jaringan sekitarnya, berbeda dengan sel kanker yang dapat menyerang jaringan di sekitarnya bahkan jaringan yang letaknya jauh dari tumor.

Penyebaran sel kanker ini dapat terjadi melalui darah atau sistem limpa dan menyebar ke organ tubuh lain untuk membentuk tumor baru. Penyebaran ini penting untuk menilai stadium dari suatu kanker.

3. Bentuk Sel

Tumor jinak pada umumnya memiliki bentuk yang beraturan dan halus, sedangkan tumor ganas bisa saja tidak memiliki bentuk yang beraturan. Dari bentuk tumor ini, dokter biasanya menilai suatu tumor jinak atau bersifat kanker (tumor ganas).

4. Sifat Sel

Tumor jinak maupun tumor ganas sama-sama memiliki risiko untuk kambuh (residif) meskipun telah mendapatkan terapi yang tepat. Namun, perbedaannya terletak pada lokasi. Sel tumor cenderung kambuh pada jaringan yang sama, sedangkan sel kanker dapat kambuh di jaringan yang lain.

Selain itu, tumor jinak bisa berpindah tempat ketika ditekan, tetapi tumor ganas tidak berpindah ketika ditekan.

Tumor jinak bisa saja tidak membutuhkan penanganan atau pengobatan. Berbeda dengan tumor ganas atau kanker, yang harus mendapatkan pengobatan karena dapat membahayakan nyawa.

Cara Diagnosis Tumor dan Kanker

Jika Anda menemukan benjolan pada tubuh, sebaiknya segera lakukan konsultasi dengan dokter.

Ketika dokter menetapkan diagnosis awal bahwa benjolan tersebut adalah tumor, jangan langsung mengira bahwa benjolan itu adalah kanker. Dokter akan menyarankan untuk menjalani beberapa pemeriksaan lanjut untuk mendapatkan diagnosis yang akurat.

Dokter dapat menggunakan satu atau lebih tes pencitraan untuk membantu memastikan diagnosis, seperti rontgen, USG, CT scan, atau MRI. Selain itu, beberapa tes darah juga mungkin diperlukan.

Namun, satu-satunya cara untuk mengonfirmasi kehadiran sel kanker pada tumor adalah biopsi. Cara ini dilakukan dengan mengambil sampel jaringan tumor dan kemudian dikirim ke laboratorium untuk diteliti.

Dokter kemudian akan menerima laporan yang memberitahu jenis tumor yang ada dalam tubuh Anda.

Tumor merupakan sebuah massa dari sel yang tidak normal. Beberapa tipe tumor tidak berbahaya dan bisa dibiarkan. Namun, ada beberapa tipe yang harus mendapatkan penanganan karena dapat mengancam nyawa. Jika Anda merasakan benjolan pada tubuh, jangan ragu untuk segera melakukan konsultasi ke dokter.

Referensi

  1. Anonim. Cancer. https://stanfordhealthcare.org/medical-conditions/cancer/cancer.html. (Diakses pada 13 Februari 2023).
  2. Anonim. 2021. Tumor. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21881-tumor. (Diakses pada 13 Februari 2023).
  3. Pietrangelo, Ann. 2019. Benign and Malignant Tumors: How Do They Differ? https://www.healthline.com/health/cancer/difference-between-benign-and-malignant-tumors. (Diakses pada 13 Februari 2023).

About The Author

Kardiomegali: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan

Lengkuas Bisa Atasi Asam Urat?