Panggilan atau teks +62-0-274-37-0579

Tumor Colli: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan

Myles Bannister

Jika Anda memiliki benjolan di leher, itu mungkin tumor colli. Meskipun biasanya tidak berbahaya, tumor ini bisa menjadi ganas. Berikut adalah penjelasan tentang gejala, penyebab, dan pengobatan yang perlu Anda ketahui.

Apa itu Tumor Colli?

Tumor colli adalah benjolan yang muncul di leher. Kata “colli” berasal dari bahasa Latin yang berarti leher. Tumor ini dikenali melalui munculnya benjolan di leher dan sekitarnya.

Ukuran benjolan pada tumor ini bervariasi, bisa kecil atau bahkan seukuran dengan telur bebek dalam beberapa kasus.

Tumor colli bisa jinak atau ganas tergantung pada pemeriksaan fisik dan patologi anatomi.

Gejala Tumor Colli

Tumor colli ditandai oleh beberapa gejala, tergantung pada lokasi benjolan di leher. Berikut beberapa gejala yang mungkin terjadi:

  • Benjolan di leher.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Kesulitan menelan.
  • Penurunan berat badan.
  • Kesulitan bernapas.
  • Perubahan suara.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika Anda mengalami salah satu atau lebih gejala yang telah disebutkan, penting untuk segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan perawatan medis. Tumor colli yang tidak diobati dapat berkembang menjadi penyakit yang berbahaya.

Penyebab Tumor Colli

Tumor colli disebabkan oleh pertumbuhan dan perkembangan sel-sel abnormal dalam tubuh, seperti jenis tumor lainnya.

Tubuh seharusnya membentuk sel-sel baru sebagai pengganti sel-sel tubuh yang rusak atau mati. Namun, terkadang terjadi ketidakseimbangan antara pembentukan sel baru dan sel mati, sehingga sel-sel baru tumbuh secara berlebihan dan tidak terkontrol, menyebabkan tumor.

Penyebab pasti terbentuknya sel-sel abnormal ini belum diketahui. Namun, para ahli menduga ada beberapa faktor risiko yang berhubungan, antara lain:

  • Faktor keturunan (genetik).
  • Infeksi virus.
  • Paparan karsinogenik.
  • Paparan radiasi.
  • Gangguan autoimun.
  • Cedera leher.

Ada juga faktor lain yang belum diketahui. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab tumor ini muncul di leher Anda.

Diagnosis Tumor Colli

Diagnosis penting dilakukan, meskipun tumor ini umumnya jinak. Dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mengidentifikasi penyebab tumor pada pasien.

Prosedur pemeriksaan yang dilakukan meliputi:

1. Anamnesis

Dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan tentang keluhan pasien, seperti:

  • Lama waktu keluhan.
  • Riwayat penyakit sebelumnya.
  • Riwayat keluarga dengan penyakit serupa.
  • Aktivitas sehari-hari.
  • Pola makan.

2. Pemeriksaan fisik

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pasien, termasuk menganalisis benjolan yang muncul, berat badan, tekanan darah, dan nadi.

3. Pemeriksaan penunjang

Untuk memastikan diagnosis, dokter perlu melakukan pemeriksaan penunjang, seperti:

USG

Ultrasonography (USG) dilakukan untuk melihat kondisi tumor pada leher pasien menggunakan gelombang suara tinggi.

CT Scan

Computed tomography (CT scan) digunakan untuk mengambil gambar bagian dalam tubuh menggunakan komputer.

MRI

Magnetic resonance imaging (MRI) menggunakan magnet dan gelombang radio untuk mendapatkan gambar bagian dalam tubuh.

Biopsi

Dokter akan mengambil sampel tumor di leher pasien untuk dianalisis.

Jenis Tumor Colli

Tumor colli terdiri dari beberapa jenis, tergantung pada penyebab dan lokasi tumor. Berikut beberapa jenis yang perlu diketahui:

  • Tumor kelenjar tiroid (struma).
  • Tumor saluran pernapasan (tumor laring).
  • Tumor pada trakea.
  • Tumor kelenjar getah bening (limfoma, limfadenopati).
  • Tumor kelenjar air liur.
  • Tumor kelenjar lidah (tumor parotis).
  • Tumor otot leher.

Cara Mengobati Tumor Colli

Setelah mengetahui penyebabnya, dokter akan menentukan metode pengobatan yang sesuai untuk mengatasi tumor colli. Berikut beberapa metode yang mungkin digunakan:

1. Operasi

Jika tumor masih jinak, operasi pengangkatan tumor mungkin dilakukan untuk mencegah perkembangan menjadi tumor ganas yang menyebabkan kanker.

2. Kemoterapi atau terapi radiasi

Jika tumor sudah ganas dan menyebabkan kanker, kemoterapi atau terapi radiasi digunakan untuk pengobatan.

3. Obat-obatan

Pemberian obat-obatan bertujuan mengurangi gejala, seperti paracetamol atau ibuprofen untuk meredakan nyeri. Infeksi yang menyebabkan benjolan di leher perlu diobati dengan antibiotik.

Bagaimana Cara Mencegah Tumor Colli?

Jika penyakit ini disebabkan oleh faktor genetik, tidak ada cara untuk mencegahnya. Namun, bagi mereka yang tidak memiliki riwayat penyakit ini, langkah pencegahan dapat dilakukan dengan menghindari faktor risiko sebagai berikut:

  • Hindari konsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet secara berlebihan.
  • Konsumsi makanan bergizi.
  • Hindari paparan radiasi.
  • Olahraga teratur.
  • Istirahat yang cukup.

Penyakit ini bisa berbahaya tergantung pada sifat tumor. Untuk mengetahui apakah tumor bersifat jinak atau ganas, diagnosis segera diperlukan. Jika tumor bersifat ganas, pengobatan seperti kemoterapi atau terapi radiasi perlu segera dilakukan.

Juga, terapkan gaya hidup sehat karena pola hidup juga dapat mempengaruhi timbulnya tumor.

Referensi

  1. Dugdale, David C. 2020. Tumor. [sumber](https://medlineplus.gov/ency/article/001310.htm). (Diakses pada 14 Juli 2022)
  2. Lights, Verneda dan Tricia K. 2019. What’s Causing This Lump on My Neck? [sumber](https://www.healthline.com/health/neck-lump). (Diakses pada 14 Juli 2022)
  3. Fried, Marvin P. 2021. Neck Lump. [sumber](https://www.msdmanuals.com/home/ear,-nose,-and-throat-disorders/symptoms-of-nose-and-throat-disorders/neck-lump). (Diakses pada 14 Juli 2022)
  4. Vorvick, Linda J. 2021. Neck lump. [sumber](https://medlineplus.gov/ency/article/003098.htm) (Diakses pada 14 Juli 2022)

About The Author

Cara Membersihkan HP untuk Mencegah Virus

Mengenal Kecerdasan Sosial, Ciri-Ciri, dan Cara Mengembangkannya