Panggilan atau teks +62-0-274-37-0579

Tolak Angin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Myles Bannister

Ada beberapa jenis tolak angin yang beredar di pasaran, antara lain obat tolak angin anak, tolak angin cair, tolak angin flu, tolak angin bebas gula, dan tolak angin tablet. Mari kita mengenal lebih jauh tentang obat tolak angin.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat tolak angin, termasuk indikasi, kontraindikasi, bentuk sediaan, manfaat, dosis, dan efek sampingnya, silakan lanjutkan membaca.

  • Nama: Tolak Angin
  • Kelas Terapi: Obat atau suplemen daya tahan tubuh
  • Monografi Obat: Bahan-bahan alami kombinasi sesuai dengan jenisnya

Indikasi Tolak Angin

Obat tolak angin memiliki indikasi khusus yang berbeda pada setiap jenisnya. Anak-anak yang mengalami gejala masuk angin seperti pusing, mual, perut kembung, meriang, perut mulas, dan tenggorokan kering dapat diberikan obat tolak angin. Selain itu, obat ini juga bisa diberikan sebelum anak terkena masuk angin guna meningkatkan daya tahan tubuhnya. Anak-anak yang mabuk perjalanan juga bisa diberikan obat tolak angin.

Pada orang dewasa, obat tolak angin cair, tolak angin flu, dan tolak angin tablet dapat digunakan untuk mengatasi flu ringan dan masuk angin. Obat tolak angin ini juga dapat digunakan untuk memelihara daya tahan tubuh.

Tolak angin bebas gula memiliki indikasi yang sama dengan tolak angin jenis lainnya, yaitu untuk mengatasi gejala masuk angin seperti mual, kembung, meriang, pusing, dan lainnya. Selain itu, obat ini juga bisa digunakan untuk menjaga daya tahan tubuh.

Kontraindikasi Tolak Angin

Tolak angin tidak memiliki kontraindikasi yang banyak karena dapat dikategorikan sebagai suplemen yang bermanfaat untuk memelihara dan meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, wanita hamil sebaiknya menghindari penggunaan obat tolak angin. Selain itu, obat ini tidak boleh diberikan kepada anak di bawah usia 2 tahun dan orang dewasa yang memiliki gangguan ginjal.

Bentuk Sediaan Tolak Angin

Obat tolak angin dapat ditemui dalam beberapa bentuk sediaan. Bentuk sediaan yang paling umum adalah cairan seperti sirup yang dikemas dalam sachet plastik. Selain itu, obat ini juga tersedia dalam bentuk tablet.

Bahan-bahan alami yang terkandung dalam tolak angin, menurut situs resmi produsen Sido Muncul, antara lain adalah Adas, Kayu Ules, Daun Cengkeh, Jahe, Daun Mint, Kayu Manis, dan Madu.

Tolak angin flu dan tolak angin bebas gula juga mengandung bahan tambahan seperti Beras, Kapulaga, Pala, Pegagan, Biji Kedawung, Kayu Angin, Valerian, Echinacea, Panax Radix, dan Royal Jelly.

Manfaat Tolak Angin

Tolak angin memiliki beberapa manfaat, yaitu mengatasi gejala masuk angin seperti pusing, mual, perut kembung, mulas, meriang, dan tenggorokan kering. Selain itu, obat ini juga dapat mencegah masuk angin dengan menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tolak angin juga bermanfaat untuk mengatasi mabuk perjalanan dan flu ringan.

Dosis Tolak Angin

Meskipun bukan obat keras, penggunaan tolak angin harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Dosis tolak angin anak adalah 1 sachet per hari. Dosis tolak angin cair adalah 2 sachet per hari selama 7 hari. Dosis tolak angin flu adalah 1 sachet sebanyak 3-4 kali sehari. Dosis tolak angin bebas gula adalah 3 sachet per hari untuk pengobatan dan 1 sachet per hari untuk pemeliharaan. Dosis tolak angin tablet adalah 1 tablet sebanyak 3-4 kali sehari untuk pengobatan dan 1 tablet per hari untuk pemeliharaan.

Efek Samping Tolak Angin

Tolak angin umumnya tidak memiliki efek samping yang serius jika digunakan dengan tepat dan sesuai dosis. Namun, tolak angin flu dapat menyebabkan rasa kantuk karena mengandung valerian.

Sumber:

  1. Tolak Angin: Product. https://tolakangin.co.id/

About The Author

Manfaat Wortel untuk Kesehatan, Bikin Kulit Bercahaya

Cara Perawatan Luka Terbuka secara Alami di Rumah