Panggilan atau teks +62-0-274-37-0579

Jenis Kerang yang Aman dan Enak Dikonsumsi

Myles Bannister

Kerang adalah jenis makanan yang disukai oleh masyarakat Indonesia. Tapi tidak semua kerang aman untuk dikonsumsi. Simak jenis-jenis kerang yang bisa dimakan, kandungan nutrisinya, dan cara mengolah kerang dengan baik.

Jenis-Jenis Kerang yang Bisa Dimakan dan Aman

Saat akan menyantap kerang, Anda harus berhati-hati karena ada jenis kerang yang beracun dan berbahaya. Berikut beberapa jenis kerang di Indonesia yang aman untuk dikonsumsi:

1. Kerang Hijau

Kerang hijau atau green mussels merupakan jenis moluska yang termasuk dalam famili Mytilidae. Ciri khas kerang hijau adalah cangkangnya yang berwarna gelap kehijau-hijauan dengan panjang tubuh 6 cm hingga 8 cm.

Kerang hijau aman dikonsumsi dan telah banyak dibudidayakan.

Dalam 100 gram daging kerang hijau, terdapat 100 kalori dan kandungan gizi setara dengan daging ayam. Kerang hijau memiliki manfaat untuk ketahanan tubuh manusia.

2. Kerang Tiram

Kerang tiram merupakan jenis kerang yang termasuk dalam famili Ostreidae. Kerang hitam berbentuk pipih dengan cangkang berwarna gelap dan berkapur.

Sejarah mencatat bahwa kerang tiram adalah makanan khas masyarakat pesisir dan memiliki nutrisi yang baik bila dimakan mentah.

Kerang tiram biasanya disajikan dengan es batu dan disiram air jeruk lemon untuk menjaga nutrisinya. Kerang tiram mengandung zat besi, seng, vitamin A, dan vitamin B.

3. Kerang Bambu

Kerang bambu adalah kerang yang bisa dimakan, berbentuk silinder, berwarna coklat kehijauan.

Kerang bambu aman untuk dikonsumsi dan sering disajikan di restoran seafood. Bentuk yang unik membuatnya menjadi hidangan kerang yang menarik.

4. Kerang Darah

Kerang darah merupakan favorit di Asia Timur dan Asia Tenggara. Kerang darah memiliki daging berwarna merah dengan cangkang putih keabu-abuan.

Kerang darah merupakan komoditas ekonomi yang baik bagi masyarakat pesisir, karena mengandung banyak nutrisi seperti protein, lemak, dan glikogen yang baik untuk tubuh.

5. Kerang Simping

Kerang simping termasuk dalam kategori Pectinidae. Kerang ini berwarna cerah dan berbentuk pipih.

Kerang simping mengandung berbagai nutrisi yang aman dikonsumsi dan bisa dimakan mentah.

Kandungan Nutrisi Kerang

Semangkuk kerang rebus terdiri dari berbagai ukuran, dan kaya akan kandungan dan manfaat.

Kerang mengandung protein, zat besi, vitamin C, vitamin B12, seng, dan asam lemak omega 3 yang baik untuk pertumbuhan tubuh manusia.

Berikut detail kandungan kerang:

  • Kalori: 256
  • Protein: 43.8 gram
  • Lemak (total): 2.86 gram
  • Karbohidrat: 10.7 gram
  • Kalsium: 117 milligram
  • Zat Besi: 4.36 milligram
  • Magnesium: 57 milligram
  • Fosfor: 444 milligram
  • Potassium: 124 milligram
  • Sodium: 678 milligram
  • Zinc: 1.53 milligrams
  • Copper: 0.14 milligram
  • Selenium: 91.4 mikrogram
  • Thiamin: 0.042 milligram
  • Riboflavin: 0.12 milligram
  • Niacin: 0.94 milligram
  • Vitamin B6: 0.03 milligram
  • Folat: 10.5 mikrogram
  • Choline: 194 milligram
  • Vitamin B12: 30.3 mikrogram
  • Vitamin A: 242 mikrogram
  • Retinol: 242 mikrogram
  • Vitamin E: 2.02 milligram
  • Vitamin K: 0.6 mikrogram
  • Kolesterol: 90 milligram

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kerang baik untuk kesehatan reproduksi pria karena mengandung zinc.

Zinc dapat meningkatkan produksi sperma dan hormon testosteron, sehingga meningkatkan kesuburan pria.

Cara Aman Mengolah Kerang

Kerang dapat diolah dengan aman dengan cara dipanggang, direbus, digoreng, ditumis, atau dikukus. Saat merebus atau mengukus kerang hidup, gunakan panci kecil.

Berikut adalah rekomendasi Food and Drug Administration (FDA) mengenai cara mengolah kerang yang aman:

  • Rebus kerang, remis, dan tiram yang cangkangnya terbuka selama 3 hingga 5 menit.
  • Kukus kerang dalam panci kecil hingga air mendidih selama 4 hingga 9 menit.
  • Buang kerang yang cangkangnya tidak terbuka setelah dimasak.
  • Jika kerang telah dikupas, rebus selama 3 menit atau goreng dengan suhu 190 0C, atau panggang dengan suhu 232 0C selama 10 menit.

Itulah jenis kerang yang bisa dimakan. Kerang adalah makanan yang lezat, tapi Anda harus tahu mana yang bisa dikonsumsi. Penting juga untuk mengolah kerang dengan benar agar kandungan nutrisinya tetap terjaga. Jika makan di restoran, pastikan pengolahan kerangnya bersih dan higienis.

Referensi

  1. Food & Drug Administration. 2021. Selecting and Serving Fresh and Frozen Seafood Safely. https://www.fda.gov/food/buy-store-serve-safe-food/selecting-and-serving-fresh-and-frozen-seafood-safely. (Diakses pada 26-11-2021)
  2. Tomky, Naomi. 2020. A Guide to Clam Types and What to Do With Them. https://www.seriouseats.com/a-guide-to-clam-types-and-what-to-do-with-them. (Diakses pada 26-11-2021)
  3. Watson, Molly. 2021. Types of Clams. https://www.thespruceeats.com/types-of-clams-4067419. (Diakses pada 26-11-2021)

About The Author

Mengenal Rinofima: Penyakit Kulit yang Membuat Hidung Membesar

Aspilet – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping