Panggilan atau teks +62-0-274-37-0579

Automatonophobia, Takut Berlebih pada Objek yang Mirip Manusia

Myles Bannister

Automatonophobia merupakan ketakutan pada objek yang menyerupai manusia, seperti maneken, patung, boneka, animatronik, atau robot. Simak penjelasan mengenai gejala, penyebab, hingga cara mengatasinya berikut ini.

Apa itu Automatonophobia?

Automatonophobia adalah salah satu jenis fobia yang membuat seseorang takut melihat objek yang menyerupai manusia. Pada umumnya, fobia ini tidak menyebabkan ketakutan yang parah, namun bisa menyebabkan keraguan atau kegugupan saat berhadapan dengan objek tersebut.

Gejala Automatonophobia

Saat melihat objek yang menyerupai manusia, fobia ini menyebabkan rasa takut yang memicu kecemasan. Gejala yang sama juga dialami oleh seseorang yang memiliki ketakutan pada boneka (pediophobia).

Penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang memiliki fobia ini memiliki deteksi ancaman visual yang meningkat, bahkan saat melihat gambar objek tersebut.

Kondisi ini bisa menyebabkan gejala psikologis dan fisik, seperti:

  • Kegelisahan
  • Khawatir terus menerus
  • Konsentrasi menurun
  • Susah tidur
  • Serangan kecemasan

Gejala fisik yang mungkin terjadi antara lain:

  • Peningkatan denyut jantung
  • Kesulitan bernapas dan nyeri dada
  • Mual
  • Diare
  • Berkeringat dan gemetar
  • Pusing dan disorientasi

Penyebab Automatonophobia

Penelitian menunjukkan bahwa ada dua penyebab utama seseorang mengembangkan fobia ini. Pertama, fobia ini dapat muncul akibat peristiwa traumatis yang berkaitan dengan objek yang menyerupai manusia, yang disebut sebagai experiential phobia. Peristiwa traumatis ini bisa berasal dari video atau pengalaman langsung.

Sedangkan jika fobia ini berkembang tanpa peristiwa traumatis, atau dikenal sebagai non-experiential phobia, ketakutan dapat berkembang karena faktor lain, seperti:

  • Genetik. Memiliki saudara kandung dengan kondisi ini meningkatkan risiko mengembangkan fobia yang sama.
  • Lingkungan. Paparan peristiwa traumatis yang berkaitan dengan objek yang menyerupai manusia dapat menyebabkan fobia ini pada beberapa individu.
  • Perkembangan. Tahap perkembangan otak anak dapat membuat seseorang lebih rentan mengembangkan jenis fobia ini.

Dalam satu penelitian, para peneliti menemukan bahwa perkembangan fobia spesifik mungkin terkait dengan gen tertentu yang juga memengaruhi seseorang untuk mengalami gangguan kecemasan sepanjang hidupnya.

Perawatan Automatonophobia

Penanganan untuk kondisi ini mungkin melibatkan sejumlah terapi. Dalam beberapa kasus, obat-obatan mungkin diperlukan.

Terapi Perilaku Kognitif

Terapi perilaku kognitif atau cognitive behavioral therapy (CBT) adalah bentuk psikoterapi yang mengajarkan Anda untuk menantang pola pikir negatif agar dapat mengubah pola perilaku.

Metode ini sering digunakan untuk mengobati kondisi seperti depresi, kecemasan, gangguan makan, gangguan obsesif-kompulsif, bipolar, dan lainnya.

Penelitian telah menunjukkan bahwa terapi ini dapat berhasil mengubah sirkuit otak yang terkait dengan kondisi ini, sehingga efektif dalam mengatasi kecemasan dan fobia yang parah.

Untuk orang dengan gejala kecemasan yang disebabkan oleh automatonophobia, CBT mungkin menjadi pengobatan utama yang efektif.

Terapi Paparan

Terapi pemaparan adalah bagian dari CBT yang fokus pada pemaparan terhadap rasa takut. Pemaparan yang aman ini dirancang untuk mengurangi penghindaran dan perilaku fobia terkait kecemasan.

Terapi ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup, terutama jika seseorang telah menghindari aktivitas tertentu karena ketakutannya.

Metode ini dapat membantu mengurangi respons ketakutan dan gejala kecemasan langsung yang terjadi saat seseorang terpapar pada objek yang menyerupai manusia.

Terapi Eksperimental

Terapi realitas virtual merupakan pendekatan terapi fobia yang lebih baru karena melibatkan interaksi atau paparan dengan sumber ketakutan dalam lingkungan realitas virtual.

Penelitian telah menunjukkan bahwa metode ini mungkin menjadi pendekatan yang efektif dalam mengatasi fobia, terutama ketika digunakan bersama dengan pilihan psikoterapi lainnya.

Obat-obatan

Jika CBT dan terapi paparan tidak cukup, obat-obatan dapat digunakan sebagai bagian dari perawatan. Antidepresan dapat digunakan untuk mengobati gejala automatonophobia dalam jangka panjang, sedangkan benzodiazepin dapat digunakan untuk meredakan gejala jangka pendek.

Namun, profesional kesehatan mental mungkin tidak akan meresepkan benzodiazepin karena tingginya risiko ketergantungan.

Referensi

  1. Lockett, Eleesha. 2019. Understanding Automatonophobia: Fear of Human-Like Figures. https://www.healthline.com/health/anxiety/automatonophobia. (Diakses pada 18 Februari 2022).

About The Author

5 Alasan Darah Menstruasi Berbau Amis

Alasan Pria Menyukai Payudara Wanita