Panggilan atau teks +62-0-274-37-0579

Implan Gigi atau Gigi Palsu, Mana yang Lebih Baik?

Myles Bannister

Gigi tanggal di usia muda maupun orang tua yang sudah masanya gigi tanggal, mungkin memerlukan gigi palsu untuk memudahkan mengunyah makanan atau untuk penampilan. Banyak orang menggunakan gigi palsu untuk menggantikan gigi yang tanggal atau ompong. Namun, ada perawatan gigi lain yang bisa diterapkan yaitu implan gigi.

Apa Itu Implan Gigi dan Gigi Palsu

Implan gigi adalah prosedur untuk mengganti akar gigi dengan logam, seperti sekrup yang mengganti gigi rusak atau hilang dengan gigi tiruan yang berfungsi seperti gigi asli. Implan gigi adalah alternatif dari pemasangan gigi palsu dan menjadi pilihan ketika kurangnya akar gigi alami yang tidak memungkinkan memasang gigi palsu.

Gigi palsu adalah gigi pengganti yang bisa dilepas-pasang. Ada dua jenis gigi palsu, yakni gigi palsu lengkap dan sebagian. Gigi palsu lengkap digunakan ketika semua gigi hilang, sedangkan gigi palsu sebagian digunakan ketika beberapa gigi alami tersisa.

Prosedur Implan Gigi

Proses implan gigi memakan waktu berbulan-bulan dari awal hingga selesai. Sebagian besar waktu khusus untuk penyembuhan dan pertumbuhan tulang baru di rahang. Proses implan gigi melibatkan beberapa tahap, di antaranya:

1. Evaluasi Awal

Dokter gigi atau ahli bedah mulut akan melakukan evaluasi penuh dan menyeluruh:

  • Sinar-X dan model gigi akan digunakan untuk memastikan gigi yang ditanam akan sama dengan gigi alami Anda.
  • Kondisi tulang rahang akan diperiksa untuk memperkirakan berapa banyak gigi yang akan diganti dengan implan. Proses perencanaan ini melibatkan beberapa jenis spesialis gigi.
  • Dokter gigi juga akan memeriksa kondisi medis dan obat yang sedang Anda gunakan. Jika ada kondisi kesehatan tertentu, spesialis gigi mungkin meresepkan antibiotik sebelum operasi untuk mencegah infeksi.
  • Dokter akan membahas pilihan anestesi bedah yang terbaik untuk Anda selama prosedur.

2. Memasang Implan Gigi

Implan gigi ditanam oleh ahli bedah mulut dengan membuka gusi dan mengekspos tulang. Sekrup logam digunakan sebagai akar gigi tiruan. Pada tahap ini, gigi palsu sementara dapat dipasang untuk penampilan jika diperlukan.

3. Menunggu Pertumbuhan Tulang

Setelah sekrup logam ditanam di tulang rahang, tulang akan tumbuh dan menyatu dengan permukaan implan gigi. Proses ini memakan waktu beberapa bulan dan membantu memberikan dasar yang kuat untuk gigi palsu baru.

4. Memasang Penyangga

Setelah tulang tumbuh dengan baik, operasi tambahan dilakukan untuk memasang penyangga gigi. Berikutnya, gigi palsu dapat dipasang.

5. Memilih Gigi Palsu yang Baru

Setelah gusi sembuh, gigi palsu baru dapat dibuat berdasarkan lubang gusi dan gigi yang tersisa. Gigi palsu bisa dilepas atau permanen, tergantung pada kebutuhan Anda.

Setelah Prosedur Implan Gigi

Setelah operasi implan gigi, Anda mungkin mengalami beberapa ketidaknyamanan seperti pembengkakan, memar, nyeri, atau pendarahan ringan. Anda mungkin perlu obat pereda nyeri atau antibiotik. Jika ada masalah yang memburuk, segera hubungi dokter bedah mulut.

Anda mungkin harus makan makanan lunak dalam masa pemulihan. Jika jahitan tidak larut sendiri, dokter akan melepaskannya.

Prosedur Gigi Palsu

Pemasangan gigi palsu melibatkan beberapa tahap, di antaranya:

  1. Pemilihan jenis gigi palsu yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
  2. Pembuatan gigi palsu khusus di laboratorium gigi berdasarkan tampilan mulut Anda.
  3. Gigi palsu khusus dapat digunakan setelah pencabutan gigi dan pemulihan jaringan gusi.
  4. Gigi palsu segera dapat dipasang setelah pencabutan gigi tanpa harus tanpa gigi selama penyembuhan.

Risiko dan Manfaat

Implan gigi memiliki manfaat seperti peningkatan penampilan, kenyamanan berbicara dan makan, serta meningkatkan kesehatan mulut. Implan gigi juga tahan lama dan memberikan kenyamanan. Risiko implan gigi termasuk infeksi dan kerusakan struktur di sekitarnya.

Gigi palsu juga memiliki manfaat seperti pengembalian senyum, meningkatkan fungsi mulut, dan memberikan dukungan pada karakter wajah. Gigi palsu mudah dilepas dan dipasang, tetapi juga memiliki risiko yaitu pemendekan tulang dan gusi seiring waktu.

Referensi

  1. Dental implant surgery. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/dental-implant-surgery/about/pac-20384622 (Diakses 19 September 2019).
  2. Dental Implant Surgery. https://www.colgate.com/en-us/oral-health/cosmetic-dentistry/implants/dental-implant-surgery (Diakses 19 September 2019).
  3. Dental Implants. https://www.webmd.com/oral-health/guide/dental-implants#1 (Diakses 19 September 2019).
  4. Dentures: Procedure, Use & Costs. https://www.acedentalresource.com/dental-procedures/restorative-dentistry/dentures (Diakses 19 September 2019).
  5. These Six Benefits of Dentures Could Be Your Key to a Better Smile. https://www.sylvansterndds.com/these-six-benefits-of-dentures-could-be-your-key-to-a-better-smile/ (Diakses 19 September 2019).

About The Author

Clobetasol: Manfaat, Dosis, Efek Samping

7 Efek Samping Minum Bir Setiap Hari bagi Kesehatan