Panggilan atau teks +62-0-274-37-0579

Impaksi Gigi Bungsu: Ciri-Ciri, Penyebab, Pengobatan, dll

Myles Bannister

Impaksi gigi bungsu adalah kondisi di mana gigi bungsu tidak tumbuh sebagaimana mestinya. Gigi bungsu biasanya tumbuh pada usia 17-25 tahun.

Impaksi gigi bungsu terjadi ketika gigi bungsu tumbuh miring atau tidak sepenuhnya keluar dari gusi.

Beberapa orang mungkin tidak mengalami masalah yang serius akibat impaksi gigi bungsu, namun ada juga yang mengalami rasa nyeri pada giginya.

Ciri-ciri impaksi gigi bungsu dapat dilihat dari kondisi fisik gigi yang miring atau tidak tumbuh dengan sempurna. Gejala impaksi gigi bungsu meliputi gusi bengkak, berdarah, nyeri pada rahang, pembengkakan di sekitar rahang, bau mulut, mulut terasa tidak enak, dan kesulitan membuka mulut.

Jika Anda mengalami gejala-gejala ini, segera periksakan diri ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Impaksi gigi bungsu disebabkan oleh kurangnya ruang bagi gigi tersebut untuk tumbuh. Selain itu, impaksi juga bisa terjadi karena kurangnya ruang di dalam mulut yang menyebabkan gigi terdesak atau gigi bungsu yang berukuran besar.

Impaksi gigi bungsu juga memiliki faktor risiko, seperti faktor genetik atau keturunan.

Diagnosis impaksi gigi bungsu meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan penunjang dapat dilakukan dengan menggunakan X-Ray panoramic.

Pengobatan impaksi gigi bungsu tergantung pada tingkat keparahan kondisi. Pengobatan mandiri meliputi berkumur dengan air hangat garam, berkumur dengan mouthwash, dan mengonsumsi obat antibiotik jika terjadi infeksi. Tindakan medis yang mungkin dilakukan adalah pencabutan gigi.

Jika tidak ditangani dengan baik, impaksi gigi bungsu dapat menyebabkan komplikasi seperti infeksi, gigi berlubang, kerusakan gigi, gigi yang menumpuk, kista, tumor, dan penyakit gusi.

Meskipun impaksi gigi bungsu tidak dapat dicegah, Anda dapat mencegah komplikasi dengan menjaga kebersihan gigi dan rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

  1. Anonim. Impacted Wisdom Teeth. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/wisdom-teeth/symptoms-causes/syc-20373808 (Diakses pada 27 Juli 2020)
  2. Marks, J. 2019. What You Should Know About Impacted Wisdom Teeth. https://www.healthline.com/health/impacted-wisdom-tooth#symptoms (Diakses pada 27 Juli 2020)
  3. Wheeler, R. 2012. Why Do We Have Wisdom Teeth? https://www.everydayhealth.com/dental-health/why-do-we-have-wisdom-teeth.aspx (Diakses pada 27 Juli 2020)

About The Author

Oximeter: Fungsi, Aturan Penggunaan, dan Cara Membaca Hasil

Alergi Udang: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Pengobatan