Panggilan atau teks +62-0-274-37-0579

4 Pertolongan Pertama untuk Orang Tenggelam

Myles Bannister

Ada beberapa langkah pertolongan pertama untuk orang tenggelam yang dapat digunakan untuk menyelamatkan nyawa. Berikut ini informasinya:

Apa yang Terjadi saat Tenggelam?

Tenggelam adalah kondisi ketika tubuh seseorang berada di dalam air tanpa menggunakan alat pernapasan bawah air. Hal ini menyebabkan air masuk ke dalam saluran pernapasan melalui mulut atau hidung dan menghambat pernapasan. Keadaan ini dapat terjadi di kolam renang, danau, sungai, atau laut.

Air yang masuk ke sistem pernapasan, termasuk paru-paru, menyebabkan iritasi dan pembengkakan pada organ tersebut. Selain itu, korban tenggelam juga dapat mengalami hipotermia dan kesulitan bernapas. Oleh karena itu, tindakan pertolongan medis harus segera dilakukan untuk mencegah korban kehilangan kesadaran atau bahkan meninggal dunia.

Pertolongan Pertama untuk Orang Tenggelam

Tenggelam adalah situasi yang sangat berbahaya, oleh karena itu segera melibatkan pertolongan merupakan hal yang sangat penting. Jika Anda melihat seseorang tenggelam, lakukan langkah-langkah pertolongan pertama berikut:

Langkah 1: Mencari Bantuan

Saat melihat seseorang tenggelam, carilah bantuan. Jika kejadian ini terjadi di kolam renang atau pantai yang dipantau oleh petugas penyelamat, mintalah bantuan kepada mereka. Jika tidak ada petugas, cobalah menyelamatkan korban sendiri atau bersama orang lain yang ada di sekitar. Gunakan benda apapun yang ada di sekitar, seperti pelampung, tongkat, atau tali, untuk menarik korban keluar dari air. Kerjasama dengan penyelamat lainnya juga sangat penting.

Jika situasinya darurat, minta bantuan melalui nomor darurat:

  • 118 (ambulans)
  • 110 (polisi)

Langkah 2: Memeriksa Tubuh Korban

Setelah korban berhasil dikeluarkan dari air, lakukan pemeriksaan tubuhnya. Perhatikan pernapasan korban dan periksa fungsi vitalnya.

Tempatkan korban dalam posisi terlentang dan tutupi dengan kain atau baju kering untuk menghangatkan tubuhnya. Perhatikan apakah ada napas yang keluar dari hidung atau mulut korban, dan perhatikan juga gerakan dada apakah naik turun atau tidak. Jika tidak ada napas dan dada tidak bergerak, periksa denyut nadi korban selama sekitar 10 detik.

Langkah selanjutnya adalah memberikan napas buatan jika diperlukan. Caranya sebagai berikut:

  • Tutup hidung korban dan buka mulutnya. Letakkan bibir Anda di atas bibir korban.
  • Tarik napas dan hembuskan napas secara perlahan ke mulut korban selama 1-2 detik.
  • Periksa gerakan dada korban sebelum memberikan napas buatan berikutnya.
  • Jika korban tersedak setelah menerima napas buatan, miringkan tubuhnya agar cairan yang ada di dalam mulut dapat keluar.

Langkah 3: Lakukan RJP (Resusitasi Jantung Paru-paru)

Jika korban tidak bernapas, lakukan RJP untuk membuka saluran pernapasan yang terhalang. RJP adalah tindakan pertolongan pertama yang umum dilakukan pada orang yang mengalami henti napas.

Langkah-langkah RJP adalah sebagai berikut:

Langkah 4: Bawa Korban ke Fasilitas Kesehatan

Jika korban telah pulih, jangan anggap situasi sudah aman. Korban tenggelam mungkin masih mengalami iritasi dan pembengkakan pada paru-parunya, serta cedera tubuh atau hipotermia. Oleh karena itu, segera bawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat seperti puskesmas, klinik, atau rumah sakit untuk pemeriksaan medis lebih lanjut dan penanganan yang dibutuhkan.

Referensi:

  1. Anonim. 2020. Drowning Treatment. [https://www.webmd.com/first-aid/drowning-treatment] (diakses pada 7 Oktober 2020)
  2. Anonim. Cardiopulmonary Resuscitation (CPR). [https://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-cpr/basics/art-20056600] (diakses pada 7 Oktober 2020)
  3. Watson, K. 2020. Drowning Facts and Precautions. [https://www.healthline.com/health/how-long-does-it-take-to-drown] (diakses pada 7 Oktober 2020)

About The Author

7 Hal yang Harus Kita Pahami Tentang Pembentukan Sperma

Konsumsi Obat Peninggi Badan: Aman dan Efektif?