Panggilan atau teks +62-0-274-37-0579

3 Buah untuk Diare yang Membantu Meringankan Gejala

Myles Bannister

Buah dapat membantu mengatasi diare dan menjaga kondisi agar tidak memburuk. Meskipun banyak orang menghindari buah saat diare, ada beberapa buah yang baik dikonsumsi.

Memilih Makanan Saat Diare

Diare adalah gangguan pencernaan yang umum. Makanan dengan serat tinggi sebaiknya dihindari saat diare. Tidak semua buah memiliki kandungan serat yang memperburuk diare. Ada dua jenis serat, yaitu serat larut dan serat tidak larut. Serat larut membantu mengatasi diare dengan menyerap cairan berlebih pada usus sehingga feses menjadi lebih padat. Maka, mengonsumsi buah saat diare diperbolehkan, asalkan jenis buahnya dipilih dengan tepat.

Buah untuk Diare

Tidak semua buah baik dikonsumsi saat diare. Berikut adalah beberapa buah yang aman dikonsumsi saat diare:

1. Pisang

Pisang membantu menghentikan diare dan termasuk dalam diet BRAT (Banana, Rice, Applesauce, Toast) yang dapat mengatasi diare. Pisang mudah dicerna dan mengandung kalium, yang menggantikan nutrisi yang hilang akibat diare.

Pisang juga bermanfaat bagi kesehatan karena mengandung berbagai nutrisi yang penting untuk tubuh.

2. Apel

Apel juga termasuk dalam diet BRAT dan mengandung pektin, serat larut yang membantu mengatasi diare. Kulit apel mengandung serat tidak larut yang sebaiknya dikupas sebelum dikonsumsi. Apel juga membantu menurunkan risiko diabetes dan kolesterol tinggi.

3. Mangga

Mangga mengandung serat larut yang baik untuk diare. Namun, konsumsi mangga tidak boleh berlebihan karena mengandung serat tidak larut yang dapat memperburuk diare.

Apakah Buah Mengandung Serat Tidak Larut Tidak Boleh Dimakan Ketika Diare?

Buah yang mengandung serat tidak larut masih dapat dikonsumsi saat diare, asalkan tidak berlebihan. Serat dalam buah juga bermanfaat untuk sistem pencernaan secara keseluruhan.

Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Diare

Selain buah, ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat diare:

1. Susu dan Produk Olahannya

Susu dan produk olahannya sebaiknya dihindari saat diare karena mengandung laktosa yang dapat memperburuk gejala. Laktase yang diperlukan untuk mencerna laktosa berkurang saat diare.

2. Makanan Tinggi Lemak

Makanan tinggi lemak dapat memperburuk diare dengan merangsang kontraksi usus. Makanan tinggi lemak termasuk makanan cepat saji, daging berlemak, dan gorengan.

3. Alkohol, Kafein, dan Soda

Alkohol, kafein, dan soda bisa menyebabkan iritasi saluran pencernaan, sehingga sebaiknya dihindari saat diare.

Jangan lupa untuk memperhatikan asupan air putih agar terhindar dari dehidrasi. Anda juga dapat mengonsumsi makanan atau suplemen probiotik untuk meringankan diare. Jika diare berlanjut tanpa perbaikan, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Referensi

  1. Bacher, Renee. 2016. The Facts About Fiber. https://www.webmd.com/digestive-disorders/chronic-diarrhea-16/diarrhea-more-fiber. (Diakses 1 Oktober 2019).
  2. Bolen, Barbara. 2019. What to Eat When You Have Diarrhea. https://www.verywellhealth.com/what-to-eat-for-diarrhea-1944822. (Diakses 1 Oktober 2019).
  3. Bolen, Barbara. 2019. Foods to Avoid When You Have Diarrhea. https://www.verywellhealth.com/foods-to-avoid-when-you-have-diarrhea-1944667. (Diakses 1 Oktober 2019).
  4. Butler, Natalie. 2017. Everything you need to know about the BRAT diet. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318255.php. (Diakses 1 Oktober 2019).
  5. Campbell, Meg. Soluble Fiber in Mangoes. 2018. https://healthyeating.sfgate.com/soluble-fiber-mangoes-5414.html. (Diakses 1 Oktober 2019).
  6. Nordqvist, Joseph. 2017. Apples: Health benefits, facts, research. https://www.medicalnewstoday.com/articles/267290.php. (Diakses 1 Oktober 2019).
  7. Olsen, Natalie. 2018. What foods to eat if you have diarrhea. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320124.php. (Diakses 1 Oktober 2019).

About The Author

Cara Menggemukkan Badan dengan Cepat dan Sehat

Makanan dan Minuman yang Baik untuk Penderita Penyakit Fibromyalgia