Panggilan atau teks +62-0-274-37-0579

10 Cara Mendapatkan Anak Laki-Laki, Pasutri Perlu Coba

Myles Bannister

Bagi beberapa pasangan, menentukan jenis kelamin adalah sesuatu yang penting. Salah satu keinginan yang banyak dipikirkan oleh setiap pasangan baru adalah memiliki anak pertama berjenis kelamin laki-laki. Lantas, apakah memang ada cara membuat anak laki-laki yang akurat?

Tips Agar Hamil Anak Laki-laki

Pada dasarnya tidak ada cara yang benar-benar akurat mengenai cara mendapatkan anak laki-laki. Peluang hamil anak laki-laki maupun anak perempuan adalah acak dan hampir sama persis untuk setiap kehamilan.

Namun, jika ibu dan suami benar-benar menginginkan kehadiran anak laki-laki, ada beberapa tips dan sejumlah teknik berhubungan seksual yang bisa dilakukan untuk mewujudkannya, di antaranya:

1. Mengatur Pola Makan dan Asupan Nutrisi

Sebagai permulaan, ibu dan suami mungkin harus mempertimbangkan makanan yang dikonsumsi saat program hamil. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 740 wanita, ditemukan fakta bahwa adanya kaitan antara memperbanyak asupan kalori dengan hamil janin laki-laki.

Meski demikian, bukan berarti Anda dan pasangan harus memperbanyak porsi makan secara berlebihan saat mencoba untuk hamil. Kebiasaan makan yang sehat seperti mengonsumsi sayuran, buah, dan camilan rendah gula tetap dianjurkan agar ibu mendapatkan asupan kalori yang sesuai saat hamil.

2. Pria Harus Memperbanyak Minum Kopi

Meski terdengar unik, cara mendapatkan anak laki-laki yang satu ini pada umumnya sangat digemari oleh pria, yakni mengonsumsi kopi. Dengan meminum kopi tinggi kafein setidaknya 30 menit sebelum berhubungan intim, pakar kesehatan mengatakan, sperma yang membawa kromosom laki-laki akan cenderung memiliki performa yang jauh lebih baik dalam mencapai sel telur.

3. Waktu Berhubungan Seksual

Melakukan hubungan seksual mendekati masa ovulasi maka kemungkinan kromosom Y membuahi lebih besar karena kecepatan pergerakannya. Sperma kromosom Y (laki-laki) memiliki sifat lebih cepat, agresif dan lincah dibanding sperma X (perempuan).

Sementara itu, sperma X (perempuan) lebih lambat namun lebih kuat dan lebih bertahan lama sehingga jika ingin memiliki anak perempuan, hubungan seksual harus dilakukan 2 hingga 4 hari sebelum masa ovulasi.

Namun demikian, sangat sulit untuk memprediksi secara tepat waktu ovulasi wanita. Tingkat keberhasilannya tidak dapat dibuktikan dengan pasti, karena pada dasarnya kesempatan untuk memiliki anak laki-laki atau perempuan adalah 50:50.

4. Posisi Seks Berdiri

Cara membuat anak laki-laki selanjutnya adalah berhubungan seksual dengan cara berdiri. Banyak orang yang percaya bahwa berhubungan intim dengan posisi berdiri, maka kemungkinan untuk mendapatkan keturunan laki-laki menjadi semakin besar.

Posisi bercinta ini akan membuat penetrasi saat berhubungan intim menjadi lebih dalam dan membuat sperma pun lebih dekat untuk mencapai sel telur dan membuat kehamilan. Selain itu, posisi laki-laki di atas juga dipercaya akan memudahkan untuk terbentuknya janin laki-laki.

5. Posisi Seks Doggy Style

Selain berdiri, melakukan hubungan seksual dengan posisi doggy style juga dinilai berpotensi menghasilkan janin laki-laki. Posisi berhubungan intim ini akan membuat penetrasi bisa dilakukan dengan lebih dalam dan andai pria mendapatkan ejakulasi, maka sperma pun akan bisa lebih cepat mencapai sel telur.

Pakar kesehatan menyebutkan jika sperma kromosom pria cenderung lebih cepat bergerak namun memiliki usia yang jauh lebih pendek sehingga dengan memperpendek jarak sperma untuk berenang, diharapkan sperma dengan kromosom pria memiliki kemampuan lebih besar untuk membuahi sel telur.

6. Kondisi Fisik dan Mental

Saat seorang wanita mengalami stres yang cukup berat, maka tubuhnya akan mengalami peningkatan hormon kortisol dan testosteron. Kondisi inilah yang kemungkinan mempengaruhi sel telur lebih sulit untuk lebih mudah menerima sperma pembawa anak laki-laki.

7. Frekuensi Hubungan Seksual

Salah satu cara membuat anak laki-laki yaitu dengan sering melakukan hubungan seksual. Semakin sering Anda melakukan hubungan seks, maka kemungkinan memiliki anak laki-laki semakin tinggi. Sebab, sperma untuk anak laki-laki lebih ringan, dengan kepala lebih kecil, dan buntut lebih pendek akan lebih mudah berenang menuju sel telur.

8. Usia

Hamil anak laki-laki ternyata bisa dipengaruhi oleh usia pasangan. Semakin tua pasangan maka kemungkinan untuk memiliki anak perempuan lebih tinggi. Hal ini antara lain disebabkan pengaruh hormon pada wanita di atas usia 35 tahun. Selain itu, kualitas dan jumlah produksi sperma pada pria di atas 40 tahun juga bisa memengaruhi.

9. Wanita Harus Orgasme

Cara membuat anak laki-laki yang satu ini mengharuskan seorang wanita mendapatkan orgasme. Sebab, orgasme yang dialami oleh wanita akan memicu produksi cairan vagina bersifat basa yang bisa membantu sperma kromosom Y bertahan hidup lebih lama. Namun, kondisi basa ini menciptakan lingkungan yang kurang bersahabat bagi sperma X (perempuan).

Selain itu, orgasme wanita juga memudahkan gerak sperma menuju serviks. Kondisi ini memfasilitasi sperma anak laki-laki untuk merebut satu-satunya kesempatan untuk membuahi sel telur.

10. Bayi Tabung

Prosedur medis yang bisa dicoba untuk program hamil anak laki-laki yakni program bayi tabung. Akan tetapi, program bayi tabung butuh biaya yang lumayan tinggi dan prosesnya juga cukup rumit. Cara ini juga pada umumnya hanya digunakan sebagai pilihan terakhir saat semua cara mencoba kehamilan tidak kunjung berhasil. Jika Anda tertarik untuk menjalani prosedur ini, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kandungan.

Nah, itulah beberapa cara membuat anak laki-laki yang bisa Anda coba. Meski demikian, baik itu perempuan atau laki-laki, setiap anak adalah anugerah terindah dari kehidupan.

Ada beragam mitos atau kepercayaan yang diyakini dapat mendukung kehamilan dengan jenis kelamin yang diinginkan. Namun, tetap disarankan untuk berhati-hati karena tidak semua hal tersebut dapat dibuktikan kebenarannya. Konsultasikan dahulu dengan dokter kandungan untuk hasil yang terbaik.

Referensi

  1. Crider Catherine. 2020 . How to Have a Boy: Is It Possible to Influence the Sex of Your Baby? . https://www.healthline.com/health/fertility/how-to-have-a-boy. (Diakses pada 16 Mei 2023)
  2. Anonim. Sex Positions When Trying For a Baby Boy: What Does Science Say? https://flo.health/getting-pregnant/trying-to-conceive/sex-positions-for-baby-boy. (Diakses pada 16 Mei 2023)

About The Author

9 Macam Penyakit setelah Melahirkan yang Bisa Terjadi

10 Manfaat Daun Selada untuk Kesehatan